The Knigths and The Dragon – Part V : A Wingbeat of Giant Dragon


Dipagi buta ketika embun masih menyelimuti kerajaan, seluruh pasukan sudah berjejer rapi di lapangan kerajaan. Baju besi mereka bersinar terkena cahaya pagi. Semuanya terlihat
siap untuk menganggkat pedang dan kapak mereka.

Ready for Battle

Ready for Battle

Jenderal terbaik kerajaan memimpin mereka, Freed the Matchless General.

Freed The Matchless General

Freed The Matchless General

Para pendeta memberikan mantranya kepada para ksatria agar mereka tidak gentar menghadapi naga.

28

Spell

Mereka pun berangkat. Meninggalkan kerajaan.

Marching

Marching

Memasuki hutan terlarang yang penuh duri.

30

Thorn Forest

Mereka sampai dan berhenti di depan mulut gua, sesuai dengan yang diceritakan Sir Gawayn dan Sir Artorigus dalam surat mereka. Di sana juga mereka bertemu dengan kedua ksatria
itu. Mereka memasukinya.

The Cave

The Cave

Suara rauman menyambut mereka.

Dragon's Roar

Dragon’s Roar

Seekor naga bangun dari tidurnya, mengepakan sayapnya yang panjang hingga menghancurkan gua.

A Wingbeat of Giant Dragon

A Wingbeat of Giant Dragon

Seketika, puluhan naga berjalan dan terbang memenuhi tempat itu.

Thousand Dragon

Thousand Dragon

Another Dragon

Another Dragon

Jenderal mereka maju terlebih dahulu, diikuti oleh ratusan pasukan di belakangnya. Dengan gagah dia berseru pada pasukan yang sudah berjejer rapi membentuk formasi, “We win or we
die!”

We Win or We Die

We Win or We Die

To Be Continued..

Art © by Konami Digital Entertainment.

Iklan

The Knights and The Dragon – Part IV : Temple of Dove


Malam berganti pagi. Dengan malu-malu, matahari menampakan wajahya. Mendung menyelimuti langit. Sampailah mereka di Kuil Merpati.

Temple of Dove

Temple of Dove

Pemimpin kuil menyambut mereka di singgahsananya, segera kedua kstaria memberi tahu maksud kedatangan mereka. “Panggil pendeta.” Pemimpin kuil menyuruh ajudannya.

Leader of The Temple

Leader of The Temple

Datanglah pendeta perempuan itu, tubuhnya di olesi ramuan yang membuat kulitnnya berwarna biru, wajahnya cantik bagai bidadari. Saat pemimpin kuil menganggurkan kepalanya, langsung saja si pendeta perempuan itu menggengamkan tanggan. Dari genggamannya, muncul cahaya yang begitu terang.

Blue Priestess

Blue Priestess

“Boom” Seketika munculah seekor merpati cantik bermahkota emas. Bulunya putih bersih, bulu di ujung kepalanya berwarna merah. Gulungan kecil terselip di kakinya. Sir Artorigus dan Sir Gawayn tercengang melihatnya. “Burung merpati ini akan mengantarkan surat untuk rajamu.” Sang priestess berkata. Seketika merpati itu pun terbang.

Shining Dove

Shining Dove

Beberapa saat kemudian, pesan itu pun sampai ditangan raja mereka. Dengan cepat sang raja memerintahkan pengawalnya untuk mengumpulkan semua laki-laki yang dapat bertarung. Semua laki-laki dari seluruh penjuru kerajaan.

Letter from Knights

Letter from Knights

Berita pun di sebarkan.

Order of The King

Order of The King

Huru-hara pun terjadi di kerajaan itu, semua orang begitu panik, membayangkan apabila puluhan ekor naga menyerang kerajaan itu.

Chaos

Chaos

Para wanita dan anak-anak berdiam di rumah mereka, sementara sang ayah dan anak laki-laki yang telah berumur harus pergi melindungi kerajaan. Banyak ibu harus berpisah dengan suami dan anaknya. Banyak pria yang harus berpisah dengan kekasihnya. Nyawa para lelaki seperti bergantung pada dadu yang bergulir.

Roll of Fate

Roll of Fate

Matahari yang tenggelam di sore itu mungkin adalah pemandangan indah terakhir yang dapat mereka lihat.

The Last Sunset

The Last Sunset

To Be Continued..

Art © by Konami Digital Entertainment.

The Knights and The Dragon – Part III : What Lies Behind The Cave


If there is an egg, there must be their mother and… their Father.

Eye of Timaeus - Father of Dragon

Eye of Timaeus – Father of Dragon

“Kita harus memanggil bantuan.” Sir Artorigus memberi usul. “Ya, Kita berdua tidak mungkin sanggup membunuh dua ekor naga.” setujulah Sir Gawayn.

Agreed

Agreed

Sebelum mereka berjalan kembali ke kerajaan untuk memberitahu raja mereka, mereka memutuskan untuk menyusuri jalan gelap itu. Untuk mengetahui apa yang ada di sisi lain gua.

The Cave

The Cave

Pemandangan mencengangkan terhampar di depan mata mereka. Dragon Ravine, with dozen of dragon inside it.

Dragon Ravine

Dragon Ravine

They are looking down the valley, they see a dozen of dragon’s baby.

Baby Dragon

Baby Dragon

Mystic  Baby Dragon

Mystic Baby Dragon

Ryu Ran

Ryu Ran

“We have not enough time to come back. This dragons soon will come to our kingdom for food, to feed their baby.” Sir Gawayn said.

Dragon Flying Around

Dragon Flying Around

“We have to go to the Temple of Dove.” The Leader said. They are moving back and running from that place. The night was dark, the moon was red. The old forest looks more creepy than before.

Old Forest

Old Forest

To Be Continued..

Art © by Konami Digital Entertainment.